INDONESIAARAB
bukanlah kecantikan itu dengan pakaian yang menghias kita, sesungguhnya kecantikan itu ialah kecantikan dengan ilmu dan kesopanan
لَيْسَ الجَمَالُ بِأَثْوَابٍ تُزَيِّنُنُا إِنَّ الجَمَالَ جمَاَلُ العِلْمِ وَالأَدَبِ
janganlah engkau bersikap lemah, sehingga kamu akan diperas, dan janganlah kamu bersikap keras, sehingga kamu akan dipatahkan
لاَ تَكُنْ رَطْباً فَتُعْصَرَ وَلاَ يَابِسًا فَتُكَسَّرَ
barang siapa menolongmu dalam kejahatan maka ia telah menyiksamu
مَنْ أَعاَنَكَ عَلىَ الشَّرِّ ظَلَمَكَ
saudaraku! kamu tidak akan mendapatkan ilmu, kecuali dengan enam perkara, akan aku beritahukan perinciannya dengan jelas: kecerdasan, kethoma'an (terhadap ilmu), kesungguhan, harta benda (bekal), mempergauli guru, waktu yang panjang.
أَخِي لَنْ تَنَالَ العِلْمَ إِلاَّ بِسِتَّةٍ سَأُنْبِيْكَ عَنْ تَفْصِيْلِهَا بِبَيَانٍ: ذَكَاءٌ وَحِرْصٌ وَاجْتِهَادٌ وَدِرْهَمٌ وَصُحْبَةُ أُسْتَاذٍ وَطُوْلُ زَمَانٍ
bekerja itu membuat yang sukar menjadi mudah
العَمَلُ يَجْعَلُ الصَّعْبَ سَهْلاً
barang siapa berhati-hati niscaya mendapatkan apa-apa yang ia cita-citakan
مَنْ تَأَنَّى نَالَ مَا تَمَنَّى
carilah/tuntutlah ilmu walaupun di negeri cina
اُطْلُبِ العِلْمَ وَلَوْ بِالصَّيْنِ
kebersihan itu sebagian dari iman
النَّظَافَةُ مِنَ الإِيْمَانِ
kalau besar permintaannya maka sedikitlah penolongnya
إِذَا كَبُرَ المَطْلُوْبُ قَلَّ المُسَاعِدُ
tidak ada baiknya sesuatu keenakan yang diiringi (oleh) penyesalan
لاَ خَيْرَ فيِ لَذَّةٍ تَعْقِبُ نَدَماً
Kosakata hari ini

مُشْكِلَةٌ نَقْدِيَّةٌ

musykilatun naqdiyyatun
Problem moneter
قِرْطَاسٌ لِتَغْلِيْفِ الأَشْيَاءِ ، قِرْطَاسُ لَفٍّ

qirthoosun litaghliifil asyyaai, qirthoosu laffin
Kertas bungkus
وِزَارَةٌ مُتَنَازِلَةٌ

wizaarotun mutanaazilatun
Kabinet demisioner
Cari Kata (Indonesia) atau Kata (arab) dalam Al-Quran
Peribahasa

ﻋَﺪُﻭٌّ ﻋَﺎﻗِﻞٌ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِﻦْ ﺻَﺪِﻳْﻖٍ ﺟَﺎﻫِﻞٍ

Musuh yang pandai, lebih baik daripada
هَلَكَ امْرُؤٌ لَمْ يَعْرِفْ قَدْرَهُ

Hancurlah seseorang yang tidak tahu dirinya sendiri
ﻟَﻮْﻻَ ﺍﻟﻌِﻠْﻢُ ﻟَﻜَﺎﻥَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ ﻛَﺎﻟﺒَﻬَﺎﺋِﻢِ

Seandainya tiada berilmu niscaya manusia itu seperti binatang