INDONESIAARAB
segala sesuatu apabila banyak menjadi murah, kecuali budi pekerti
كُلُّ شَيْئٍ إِذَا كَثُرَ رَخُصَ إِلاَّ الأَدَبَ
permulaan marah itu adalah kegilaan dan akhirnya adalah penyesalan
أَوَّلُ الغَضَبِ جُنُوْنٌ وَآخِرُهُ نَدَمٌ
hamba sahaya itu harus dipukul dengan tongkat, dan orang yang merdeka (bukan budak) cukuplah dengan isyarat.
العَبْدُ يُضْرَبُ بِالعَصَا وَالحُرُّ تَكْفِيْهِ بِالإِشَارَةِ
perhatikanlah apa-apa yang dikatakan (diucapkan) dan janganlah meperhatikan siapa yang mengatakan
اُنْظُرْ مَا قَالَ وَلاَ تَنْظُرْ مَنْ قَالَ
orang yang pendengki itu tidak akan menjadi mulia
الحَسُوْدُ لاَ يَسُوْدُ
tiap-tiap pekerjaan itu dengan penyelesaiannya
الأَعْمَالُ بِخَوَاتِمِهَا
Kosakata hari ini

زَيَّنَهُ بِالرُّسُومِ

zayyanahu birrusuumi
menghiasi dengan gambar-gambar
الآرَامِيَّةُ

al-aroomiyyatu
aksara aramea
خَلَطَ - يَخْلِطُ وَخَلَّطَ: مَزَجَ

kholatho - yakhlithu wa khollatho: mazaja
mencampurkan
Cari Kata (Indonesia) atau Kata (arab) dalam Al-Quran
Peribahasa

ﺍﻟﺸَّﺮَﻑُ ﺑِﺎﻷَﺩَﺏِ ﻻَ ﺑِﺎﻟﻨَّﺴَﺐِ

Kemuliaan itu dengan adab kesopanan, (budi pekerti) bukan dengan keturunan
ﺍُﻃْﻠُﺐِ ﺍﻟﻌِﻠْﻢَ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻤَﻬْﺪِ ﺇِﻟﻰَ ﺍﻟﻠَّﺤْﺪِ

Tuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga liang kubur.
مَنْ تَأَنَّى نَالَ مَا تَمَنَّى

Barang siapa berhati-hati niscaya mendapatkan apa-apa yang ia cita-citakan